Ass. Wr. Wb dan Salam Sejahtera

Kawan, Ponsel bisa menguntungkan dan merugikan itu semua tergantung dari si pemilik dalam memakainya. Bagaimana seorang ibu gelisah menunggu putranya yang tak kunjung pulang ( lebih jelasnya di bagian 1 ). Dan Efek bahaya yang ditimbulkan oleh ponsel bagi ABG ( lebih jelasnya di bagian 2).

Banyak sekali bahaya yang ditimbulkan oleh ponsel. Di antaranya lagi adalah :

Menyia-nyiakan waktu
Memegang ponsel di tangan, bagi anak-anak, bukan sebagai alat untuk mempercepat kerja atau mendukung aktivitas. Ponsel di tangan mereka tak ubahnya seperti mainan.
Waktu mereka banyak tersita untuk mengobrol atau berkirim sms dengan teman-teman tanpa suatu kepentingan yang mengharuskan. Belum lagi ketersediaan game yang kian menarik dan variatif, menambah kecanduan si anak. Apalagi berbagai konten bisa diunduh dengan relatif mudah dan murah.

Tidakkah kita ingat dengan peringatan Rasulullah SAW tentang waktu? Abdullah bin Abbas RA, menukilkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
Ada dua nikmat yang sebagian besar manusia terlena di dalamnya, kesehatan dan waktu luang.” (Hadits Riwayat Al-Bukhari).

Terkikislah sudah kenikmatan menghabiskan waktu luang dengan membaca Al-Qur’an. Bahkan mungkin bagi mereka, membaca Al-Qur’an adalah aktivitas yang menjenuhkan.
Betapa jauhnya keadaan anak-anak sekarang dengan anak-anak yang hidup dekat dengan masa Rasulullah SAW. Padahal mestinya kita meneladani mereka.

Dampak buruk bagi kesehatan
Bermain game dari sebuah ponsel adalah sebuah aktivitas yang mengasyikkan bagi anak-anak. Apalagi berbagai macam game terbaru bisa didapat dengan mudah. Tanpa terasa, anak-anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game.
Sebenarnya ini perlu di waspadai, karena penggunaan ponsel yang berlebihan disinyalir dapat memengaruhi tubuh manusia. Hal ini disebabkan oleh radiasi yang timbul dari gelombang elektromagnetik pada ponsel.
Berbagai penelitian telah dilakukan dan menunjukkan adanya pengaruh radiasi ponsel dalam memicu timbulnya penyakit kanker. Bahkan para dokter mulai memperingatkan adanya bahaya ponsel bagi anak-anak.

Melihat kenyataan seperti ini, orangtua yang bijaksana tentunya akan menimbang-nimbang, sudah tepatkah jika anak-anak mereka memegang peranti teknologi yang satu ini ? Anak-anak kita masih memerlukan banyak bimbingan. Akal mereka belum sempurna untuk memilah yang benar dan yang salah, yang boleh dilakukan dan yang harus ditinggalkan. Mereka juga masih begitu rentan sehingga berbagai resiko relatif mudah akan menimpa mereka.

Tidakkah lebih baik jika kita pilihkan segala sesuatu yang terbaik, bukan menurut anggapan kita, namun menurut bimbingan syariat?
Bukankah lebih baik jika kita jauhkan anak-anak dari segala sesuatu yang mengandung bahaya bagi mereka?

Itu semua untuk kebaikan mereka, di dunia dan akhirat, dan itu berarti kebailan pula bagi orangtua mereka.

“Apabila seseorang meninggal, terputus seluruh amalannya kecuali dari tiga hal: sedekah jariyah, atau ilmu yang diambil manfaatnya, atau anak shalih yang mendoakannya.” (Hadits Riwayat Abu Dawud)
Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.
(Sumber bacaan, Asy Syariah vol. V/No.54/1430 H/2009/Hal 86-93).
Terimakasih

Tetap Semangat
Sukses Selalu
Wassalam

Udin Hamd

Share on Facebook

Related Post