Ass. Wr. Wb dan Salam Sejahtera

Beberapa waktu lalu Udin Hamd publish tentang Waktu Dan Tempat Menghafal Ilmu. Dan artikel kali ada hubungannya dengan artikel tersebut. Mari kita simak kawan.

Sepantasnya bagi seorang penuntut ilmu untuk tidak bergaul kecuali dengan orang yang bisa memberinya faedah (ilmu) atau dia (teman tersebut) bisa mengambil faedah (ilmu) darinya.

Sebagaimana yang di riwayatkan Nabi SAW :

Hendaknya engkau menjadi seorang alim atau orang yang belajar. Jangan menjadi jenis yang ketiga, maka engkau akan binasa.” (HR. Ibnu Abdilbar dalam Kitabul ‘Ilmi)

Bila dia hendak ikut dalam pertemanan atau diajak berteman dengan seseorang yang menyia-nyiakan umurnya,

tidak bisa memberinya faedah (ilmu),

tidak pula bisa mengambil ilmu darinya,

tidak bisa menolongnya untuk urusan yang sedang ditempuhnya (yakni ilmu),

Maka hendaknya dia dengan lemah lembut memutus jalan pertemanan tersebut dari awal, sebelum hubungan tersebut menjadi erat.

Karena bila sesuatu telah kokoh, akan sulit menghilangkannya.

Dan di antara ucapan yang beredar di kalangan fuqaha’:

Mencegah lebih mudah daripada menghilangkannya.”

Bila dia membutuhkan teman, hendaknya dia memilih orang yang shalih, beragama, bertaqwa, wara’, cerdas, banyak kebaikannya lagi sedikit keburukannya, baik dalam bergaul, dan tidak banyak berdebat.

Bila dia lupa, teman tersebut bisa mengingatkannya.

Bila dia coba mengingat, teman ini bisa menolongnya.

Bila dia sedang membutuhkan, temannya ini bisa membantu.

Bila dia sedang bosan, temannya ini bisa menyabarkan dirinya.

Bagaimana dengan anda ?

Sudahkah mempunyai teman seperti itu ?

Atau ?

Anda punya pandangan lain tentang pertemanan ?

Mari berbagi…

Terimakasih

Tetap Semangat

Sukses Selalu

Wassalam

Syaifuddin Hamdani

Share on Facebook

Random Posts