Bunga Rampai Pandangan Hidup | Motivasi | Tips | Refleksi Harian
3 Filsafat Hidup Yang Dipedomani Orang
Tidak ada yang lebih bermanfaat bagi seseorang atas yang lain, melebihi kemampuan untuk tetap tenang dan tegar dalam berbagai keadaan.
Sangat jarang kita kedatangan kesempatan luar biasa untuk membantu orang lain, tetapi kita menemukan yang kecil-kecil setiap hari.
Semua orang sudah ditakdirkan memiliki sesuatu yang bisa diberikan kepada orang lain (shodaqoh), dari mulai senyuman, barang atau jasa, meskipun harus diakui bahwa tidak ada satu orang pun yang memberi apa saja yang diminta orang lain.
Karena itu, urusan memberi atau tidak memberi, lebih banyak berkaitan dengan filsafat hidup yang kita pedomani, ketimbang kaitannya dengan mempunyai atau tidak mempunyai.
Dalam hal ini, kita bisa temukan bahwa filsafat hidup yang dipedomani orang itu antara lain:
1. Ada orang yang memedomani filsafat hidup mengambil, menghisap, mencuri, dan seterusnya.
2. Ada yang memedomani filsafat hidup menerima, menunggu diberi, mendapatkan dan seterusnya.
3. Ada orang yang memedomani filsafat hidup memberi, melayani, membantu, dan seterusnya.
Apapun filsafat hidup yang kita pedomani, semuanya adalah pilihan kita, bukan pilihan siapapun.
Sedangkan filsafat hidup yang paling bagus adalah filsafat hidup memberi, membantu, atau melayani, apa pun bentuknya.
Memberi adalah jalan untuk diberi yang lebih banyak.
Bahwasannya di dunia ini tidak ada orang yang mulia selain karena dirinya memberi.
Nabi Muhammad berpesan bahwa tangan di atas (memberi) akan selamanya lebih baik dari tangan yang di bawah (menerima pemberian).
Dari temuan Para pakar psikologi bahwa orang yang memberi jauh lebih bahagia dibanding dengan orang yang diberi.
Nah, dari sedikit ulasan tersebut. Diri sobat saat ini masuk pada golongan yang mana?
Tidak usah sungkan dan malu.
Sharing aja. Oke?
Terimakasih
Random Posts
| Print article | This entry was posted by Udin Hamd on 29/10/2010 at 07:15, and is filed under Informasi. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |






about 1 year ago
ambil
nya buang premiumnya
[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 00:53
@Abdul Hakim,

[Reply]
about 1 year ago
kalo memberi dalam bentuk fisik atau harta untuk saat ini saya belum termasuk golongan tersebut mas…
kata rasul tangan diatas lebih baik dari tangan yang dibawah, tapi kalo yang meminta ngambilnya dari atas gimana tuh?
[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 01:04
@Abdul Hakim,
ehm…bisa aja nih mas hakim
[Reply]
about 1 year ago
judule aneh kang.. hahaha…
[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 01:14
@mh,
aneh tapi nyata gan
[Reply]
about 1 year ago
tidak ada satu patokan filsafat yg tetap saya gunakan mas.
semua tergantung kondisi. yang penting aman
[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 21:10
@Fadly Muin, yang penting aman dan tidak merugikan pihak lain alias tidak neko2 aja ya mas..
[Reply]
about 1 year ago
semoga saya nggak termasuk blogger keong racun aja deh..
hehehe…
[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 21:11
@Agus Siswoyo,

[Reply]
about 1 year ago
give and take mas
[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 21:18
@Arief Rizky Ramadhan,
[Reply]
about 1 year ago
Moga aku berada di jalur pedoman yang benar
[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 21:20
@Erdien | Ceritaku Suka-Suka, Amin
[Reply]
about 1 year ago
Semoga pengunjung blog ini sedang berada dalam kategori jaur yang benar ya…

[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 21:22
@andry sianipar, amin..amin
[Reply]
about 1 year ago
Semoga saya tetap berada pada koridor yang benar… Btw baju baru nih bro???
[Reply]
Udin Hamd Reply:
October 31st, 2010 at 21:42
@eserzone, iya bro…nyoba thèmes buatan teman
[Reply]
about 1 year ago
Saya jadi teringat dengan seorang motivator yang menceritakan sebuah film yang berjudul “Pay it forward”. Pelajaran terpenting dalam film itu adalah pada saat kita membantu orang lain, tentunya orang yang kita bantu akan berterima kasih dan berniat membalas budi kepada kita. Dan ketika orang yang kita bantu berniat membalas budi kepada kita, kita cukup mengatakan “Bantulah 3 orang lain yang membutuhkan bantuanmu”. Ketika orang yang kita bantu membantu 3 orang lain, dan ke-3 orang yang dibantunya berniat membalas budi, orang yang kita bantu tadi juga mengatakan kepada ke-3 orang tadi “Bantulah 3 orang lain yang membutuhkan bantuanmu” Dan seterusnya. Konsep “pay it forward” ini sederhana namun sangat powerful dan beautiful jika dapat diterapkan. Tentu saja kita dapat mengawali untuk melakukan konsep sederhana ini bermula dari diri kita. Artinya, setiap kali kita dimudahkan urusan kita oleh orang lain, kita cukup mengungkapkan rasa terima kasih kita kepada orang yang membantu kita dengan cara membantu 3 orang lain yang membutuhkan bantuan kita dengan tulus dan tanpa pamrih. Salam super dahsyat.
[Reply]
Udin Hamd Reply:
November 12th, 2010 at 04:45
@PENGETAHUANINTERNET.COM, waow, lengkap buanget tambahannya.
Setuju mas. Siapa yg ingin lancar dalam segala hal urusan, maka mudahkanlah urusan orang lain terlebih dahulu.
[Reply]
about 1 year ago
Pastinya berusaha menjadi seperti tuntunan Nabi Muhammad SAW. Amin
[Reply]
Udin Hamd Reply:
November 12th, 2010 at 04:55
@Agung Online, Amin. Tetep berusaha semaksimal mungkin ya mas?
[Reply]
about 1 year ago
yang pasti pedoman saya adalah al-qur’an dan hadist
[Reply]
Udin Hamd Reply:
November 12th, 2010 at 04:56
@Octa Dwinanda,
[Reply]
about 1 year ago
Saya ingin yang ideal, yaitu yang nomor tiga. Harus mencoba melakukannya.
[Reply]
Udin Hamd Reply:
November 12th, 2010 at 05:06
@Asop, Setiap orang tentunya menginginkan yang terbaik dalam hidupnya. Tinggal bagaimana kita menempuh ke arah yg diingini tsb..bukan hal mudah tapi kita kudu yakin kalau bisa.
[Reply]