PhotobucketOleh: Agus Siswoyo
Artikel berikut ini saya rangkum dari berbagai buku serial manajemen melatih kebiasaan berpikir bahagia bagi diri sendiri dan orang-orang di sekitar Anda. Saya pikir informasi ini penting diketahui oleh kawan-kawan blogger supaya tidak stress menghadapai aktifitas blogging yang melelahkan. Apa saja tujuh hal tersebut? Berikut ini penjelasannya.

Menjaga Kesehatan Tubuh

Berlama-lama ngeblog di depan laptop, atau pencet-pencet 2 inchi seperti yang punya rumah, jelas bukan kebiasaan baik. Berbagai penyakit mengancam kita. Mulai dari sakit kepala, kurang darah, wasir, masuk angin, obesitas dan lain-lain. Jalan kaki 30 menit tiap pagi bagus untuk dipraktekkan. Asupan nutrisi otak juga harus tersedia. Ada yang murah meriah kok. Misalnya aneka kacang-kacangan, ikan laut (apalagi kalau punya tambak) dan sari kedelai. Ada orang bilang apa yang kita makan di pagi hari akan menentukan hasil kerja di siang hari.

Melatih Kematangan Mental

Ini bukan berarti Anda harus mencontoh kebiasaan mentalist sekelas Deddy Corbuzier supaya tetap bahagia. Kemampuan mental disini lebih kepada sikap tanggap terhadap kondisi lingkungan dan mampu mengambil reaksi terbaik dari berbagai pilihan. Contohnya saat asyik nulis artikel tiba-tiba putra bungsu Anda merengek-rengek ngajak main keluar rumah. Sebaiknya hentikan sejenak pekerjaan menulis Anda dan luangkan waktu untuk menemani bercanda. Ini akan lebih baik karena secara tidak langsung akan memberi support bagi Anda sebagai orang yang dianggap ‘ada’.

Meningkatkan Kualitas Spiritual

Berpikir modern bukan berarti melupakan Tuhan. Boleh saja Anda mengalami ketergantungan kepada internet. Namun ada saatnya jiwa kita merindukan kedamaian, kepasrahan dan kedekatan kepada Sang Pencipta. Memang nggak mudah menjalankannya. Apalagi budaya materialistis, hedonis dan sekuler kian hari kian santer mencuci otak manusia. Tapi percayalah, hanya dengan keikhlasan beribadah kepada-Nya apapun hasil yang didapat dari bisnis online bisa membawa barokah bagi Anda dan anggota keluarga.

Menanam Kebaikan Kepada Sesama

“Mana ada orang baik di jaman sekarang!” Itulah sebagian ungkapan pesimis yang sering saya temui dalam pergaulan sehari-hari. Yaaa, kalau pikiran Anda di setting begitu ya selamanya akan teracuni. Mungkin terkesan naïf sekali, tapi menumbuhkan prasangka baik dan memulai sesuatu dengan niat baik akan memudahkan segala urusan kita. Lagipula, menanam kebaikan nggak harus berupa materi. Tegur sapa yang ramah sudah cukup menyenangkan. Apalagi kalau setelah itu diajak makan-makan bareng. Pasti menyenangkan kuadrat.

Meluangkan Waktu Liburan dengan Kawan Akrab

Siapa kawan akrab Anda? Jawabnya bisa macam-macam. Bagi yang sudah menikah umumnya menjawab suami atau isteri mereka adalah kawan terdekat. Bagi yan masih lajang, teman nongkrong kali ya. Saat-saat santai dengan mereka bermanfaat mengurangi beban pikiran, meningkatkan kedekatan emosional dan melakukan ‘refresh’ terhadap alam bawah sadar untuk melanjutkan pencapaian ke target berikutnya.

Merawat Diri Sendiri

Merawat diri bukan kegiatan yang dimonopoli kaum wanita. Bapak-bapak blogger juga penting menjaga diri. Baik dalam hal penampilan diri, kesehatan tubuh, kesetiaan kepada pasangan hidup maupun menjaga kestabilan pola pikir untuk optimis. Nggak ada salahnya seminggu sekali Anda meluangkan waktu menjalankan hobby lama yang tidak tersalurkan. Misalnya, minta dipijitin sama isteri dan seterusnya.

Memberi Selamat kepada Diri Sendiri

Mengucapkan selamat kepada diri sendiri? Narsis dong! Nggak juga. Hal ini adalah bukti kalau kita menghargai hasil kerja keras diri sendiri, meskipun itu hal kecil. Karena ada juga orang yang sukanya mengeluh melulu. Tidak pernah mengapresiasi pencapaian diri dan cenderung menyalahkan diri saat mengalami kegagalan. Kalau sudah malas meuji diri sendiri, biasanya malas juga memuji karya orang lain. Nah lho, memang mau hidup bertetangga dengan siapa?

Mari kita jalani aktifitas blogging dengan senyum ceria ala Blogger 2 Inchi. Kurang apa lagi promosi saya kali ini. hehehe…;). Kalau hati senang, komentar yang muncul saat blogwalking pun lebih ‘segar’ dibaca dan nggak makan hati. Daripada makan hati, mending makan pizza di tempat saya aja ya. Merk lokal, rasa internasional. Selamat mencoba.

Enjoy blogging, enjoy writing!

Share on Facebook

Random Posts