Apa kabar sobat ?

Apa yang terlintas dalam pikiran kita jika banyak sasaran atau tujuan yang gagal kita raih?
Itu semua karena kita telah menggunakan waktu kita untuk mengerjakan hal-hal yang kurang utama bagi sasaran kita.

Sebaiknya kita tidak membuang-buang waktu untuk mengerjakan hal-hal yang di luar dari tujuan kita.
Sebaliknya , gerakkan langkah kita untuk menyelesaikan tugas yang paling utama bagi tujuan kita.

Salah satu contoh kalau kita pergi ke warnet untuk ngeblog. Sebaiknya kita sudah mempersiapkan diri dari rumah hal-hal apa saja yang akan kita lakukan di warnet. Catat di buku kecil atau kertas. Dan lakukan apa yang jadi tujuan kita di warnet tersebut. Bila sudah selesai segera keluar dari warnet. Jika tidak kita akan tergoda dengan gangguan-gangguan yang menyenangkan semacam sosial media.

Agar aktivitas kita tidak banyak yang mubazir, cobalah menentukan mana aktivitas yang menjadi prioritas utama bagi tujuan kita, mana aktivitas yang penting, dan mana aktivitas yang mendesak.
Memiliki ketentuan ini akan menolong kita dari keracunan, desakan, atau gigitan virus distraksi.

Keracunan desakan adalah sebuah kondisi mental dimana kita merasa tenggelam ke dalam kesibukan, atau merasa terancam oleh kesibukan demi kesibukan, sampai kita tidak mempunyai jeda untuk memikirkan diri kita.

Distraksi adalah sesuatu yang tidak penting, tidak mendesak dan tidak prioritas, tetapi kita pikirkan dan kita jalani.

Al-Qur’an mengingatkan bahwa terkena distraksi akan membuat kita menjadi orang yang merugi:
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu dalam sholatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna.” (QS. Al-Mu’minuun: 1-3)

Bagaimana menurut pandangan sobat blogger dalam hal ini?

Terimakasih

Share on Facebook

Random Posts