5 Faktor Pendukung Pendidikan Anak
By Udin HamdPendidikan terhadap anak-anak memang bukan suatu hal yang pantas disepelekan. Dari sanalah anak-anak tumbuh menjadi manusia dewasa.
Pendidikan yang baik ‘dengan pertolongan Allah‘ akan membentuk pribadi yang mapan. Tentunya banyak pula faktor pendukung yang perlu diperhatikan demi membantu keberhasilannya.
Ada beberapa faktor yang membantu keberhasilan pendidikan anak, di antaranya:
1. Memilih Istri Yang Salehah
Sebelum menikah, seyogianya seseorang beristikharah, memohon pilihan terbaik kepada Allah, serta meminta pendapat orang-orang yang perpengalaman, karena istri kelak menjadi ibu bagi anak-anak. Mereka akan tumbuh di atas akhlak dan tabiat ibunya. Di samping itu, pada umumnya istri pun memiliki pengaruh terhadap sang suami sendiri. Oleh karena itu, dikatakan, “Seseorang itu di atas agama istrinya. Kesenangannya kepada sang istri akan membuatnya selalu menurutinya. Kecintaan kepadanya akan membuat selalu menyetujuinya. Tak pernah ada jalan untuk berbeda, berjauhan, apalagi berpisah.
2. Gembira dengan datangnya anak.
Anak adalah anugerah dari Allah. Karena itu, mestinya kita merasa gembira dengan anugerah itu, baik berupa anak laki-laki maupun perempuan. Tidak layak kita bersikap tidak ridha kepada Allah atas kelahiran anak, merara tidak mampu atau khawatir akan memberatkan dari sisi nafkah. Sesungguhnya Allah, Dialah yang akan menanggung rezeki mereka.
3. Memohon pertolongan Allah dalam mendidik mereka.
Apabila Allah menolong kita dalam mendidik anak, meluruskan dan memberikan taufik kepadanya, dia akan beruntung dan berhasil. Namun., jika Allah membiarkan dan menyerahkan urusan itu kepada dirinya sendiri. Dia akan rugi. Amalannya hanya akan menjadi musibah.
4. Mendoakan kebaikan bagi anak.
Jika mereka anak-anak yang saleh, hendaknya didoakan agar kokoh di atas kesalehannya dan terus bertambah. Jika mereka bukan anak-anak yang baik maka didoakan agar mendapatkan petunjuk dan jalan yang lurus. Hendaknya dari kita benar-benar menjauhi doa kejelekan untuk mereka. Kalaupun mereka rusak dan menyimpang, seharusnya kedua orangtualah, orang pertama yang mengobatinya.
5. Menamai mereka dengan nama yang baik
Suatu hal yang semestinya dilakukan oleh orang tua adalah menamai anak-anaknya dengan nama-nama yang bagus, islami, dan menggunakan bahasa arab. Hendaknya dihindari nama-nama yang terlarang, nama-nama yang tidak disenangi, atau mengandung konotasi jelek, karena nama akan terus melekat bersama si anak sepanjang umurnya dan akan memengaruhi diri serta akhlak mereka.
Semoga Bermanfaat. Terimakasih
Share on FacebookRelated Post
- Tips Menjadi Ayah Yang Baik (50)
- Tips Memilih Sekolah (Tamat) (39)
- Tips Memilih Sekolah (41)
- Kehangatan Di Sela Santapan (tamat) (39)
- Kehangatan Di Sela Santapan (2) (57)
- Kehangatan Di Sela Santapan (1) (37)
Udin Hamd Reply:
November 24th, 2010 at 09:55
@Abdul Hakim,

nambahin mas, faktor lingkungan juga menjadi faktor pendukung, walaupun itu anak ustadz sekalipun kalo lingkungannya buruk bisa saja terjerumus mas, banyak lho yang seperti itu
Udin Hamd Reply:
November 24th, 2010 at 09:58
@Abdul Hakim, Iya mas. Semoga masuk pembahasan padahal artikel mendatang tentang faktor lingkungan.
Kalo membicarakan faktor pendukung memang banyak.
Kali ini saya cuplik 5 saja dulu.
Trims tambahannya.
[...] This post was mentioned on Twitter by Syaifuddin H and abdulhakim, Syaifuddin H. Syaifuddin H said: 5 Faktor Pendukung Pendidikan Anak: Pendidikan terhadap anak-anak memang bukan suatu hal yang pantas disepelekan… http://bit.ly/gwFXOl [...]
Sudah diupayakan, insya Allah
Udin Hamd Reply:
November 25th, 2010 at 05:40
@Erdien, Alhamdulillah kang.
Komen2-nya ditangkep si aki
Komen saya diartikel sebelumnya dibilang duplikat Mas, padahal bukan. Aneh nih, keknya ada masalah
Udin Hamd Reply:
November 25th, 2010 at 05:41
@Erdien, Maaf atas ketidaknyamanan ini kang.
Lha wong komen sy juga kadang seperti itu.
Sudah saya laporkan ke team support kuncihost
Pertanyaannya: isteri saya yang mana ya?

Udin Hamd Reply:
November 24th, 2010 at 20:01
@Agus Siswoyo, Enaknya kedepan tak bikin artikel motivasi nikah aja ya
Agus Siswoyo Reply:
November 27th, 2010 at 14:43
@Udin Hamd, boleh…boleh…
Nanti tolong dijelaskan alasan kenapa manusia harus menikah dan persiapan menghadapi pernikahan.
Abdul Hakim Reply:
November 25th, 2010 at 09:06
@Agus Siswoyo, terserah mas agus, yang mana aja boleh
Agus Siswoyo Reply:
November 27th, 2010 at 14:44
@Abdul Hakim, cap cip cup kembang kuncup, gadis mana yang mau di kecup. hahaha…
eserzone Reply:
November 25th, 2010 at 10:11
@Agus Siswoyo, Belum menikah ya bro? Waduh kirain udah menjadi seorang bapak.
Agus Siswoyo Reply:
November 27th, 2010 at 14:45
@eserzone, aku masih ABG lho, jangan salah. bulan depan ultah sweet seventeen.
memberikan pendidikan kepada anak yang baik, memang harus berawal dari pemilihan istri yang solehah..
jadi inget kata-katanya mario teguh yang sempat jadi kontreversi : “Wanita yang pas untuk teman pesta, clubbing, begadang sampai pagi, chitcat yang snob, merokok dan kadang mabuk, tidak mungkin direncanakan jadi istri.”
hmmmm…… mungkin ada benarnya juga ya
@Octa Dwinanda, wanita dinikahi itu kan ada beberapa yg harus dilìhat sebelum benar2 dijadikan istri…
Insya Allah dibahas di artikel saja ya mas. Lagian blog ini juga belum bahas tentang nikah kan…
Point 5 saya suka bro, apalagi dalam waktu dekat ini saya akan memiliki seorang putra….
Udin Hamd Reply:
November 25th, 2010 at 22:26
@eserzone, ehm,..semoga lancar persalinan istrinya bro…
Jadi teringat 10 tahun lalu sy istriku melahirkan
nomor 1 udah dilaksanakan kang.. tinggal nomor 2 sampe 5 neh, masih nunggu keiklasan Tuhan YME.
@mh, Sabar dan terus berusaha gan. Sy juga lagi nunggu2 kepercayaan-Nya utk anak kedua nih…
Terima kasih banyak buat tulisannya mas, sangat bermanfaat karena kebetulan saya baru dikaruniai seorang bayi laki-laki yang baru berumur 5 bulan. Insya Allah bisa menjadi anak yang saleh dan menurut dengan orang tua, aminnn…
Udin Hamd Reply:
December 4th, 2010 at 05:54
@Dwi Wahyudi, sama-sama mas. Pantau terus blog ini krn akan ada beberapa artikel lanjutannya tentang anak yg siap publish..