Apa Itu Profesional?
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, dinyatakan bahwa seorang profesional adalah seseorang yang menawarkan jasa atau layanan sesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya. Ia menerima gaji sebagai upah atas jasanya.

Orang tersebut juga merupakan anggota suatu entitas atau organisasi yang didirikan sesusai dengan hukum di sebuah negara atau wilayah. Meskipun begitu, seringkali seseorang yang merupakan ahli dalam suatu bidang juga disebut “profesional” dalam bidangnya meskipun bukan merupakan anggota sebuah entitas yang didirikan dengan sah. Kini adalah zaman profesional, zaman borderless (tanpa batas) dan
globalisasi.

Abad 21 dicirikan oleh globalisasi yang serba kompetitif dengan perubahan yang terus menggesa. Saat ini hampir tidak ada sekat lagi antara daerah yang satu dengan lainnya, negara yang satu dengan yang lainnya, maka kata profesional adalah sebuah keniscayaan. Tidak terbayangkan lagi ada organisasi yang bisa bertahan tanpa profesional.

Bukan sekadar profesional biasa tetapi profesional kelas tinggi, world-class professionalism, yang memampukan kita sejajar dan bermitra dengan orang-orang dan organisasi-organisasi terbaik dari seluruh dunia. Ketika kita tidak mempedulikan atau mengecilkan kata profesional tersebut, maka berarti kita bersiap-siap untuk ‘’kalah’’ dalam pertarungan.

Profesional adalah Mutu
Organisasi yang profesional akan menampilkan kinerja terbaik. Dengan sengaja dia tidak akan menampilkan the second best (kurang dari terbaik). Organisasi profesional mengusahakan dirinya selalu berada di ujung terbaik
(cutting edge).
Profesional untuk Kemuliaan
Sebuah organisasi yang profesional selalu dimotivasi oleh keinginan mulia berbuat baik. Istilah baik di sini berarti goodness yang dipersembahkan bagi kemaslahatan masyarakat. Mutu kerja sebuah organisasi profesional tinggi secara teknis, tetapi nilai kerja itu sendiri diabdikan demi kebaikan masyarakat yang didorong oleh kebaikan hati, bahkan dengan kesediaan berkorban.
Seorang profesional mampu mengendalikan mental spiritualnya, sehingga mereka akan melakukan tindakan berdasarkan nilai-nilai, prinsip hidup, ataupun agama yang dianutnya. Oleh karenanya, segala aktivitas profesional harus diawali dengan sebuah kesadaran niat yang benar, salah dan bergesernya niat akan turut mempengaruhi kinerja seseorang.
Share on Facebook

Related Post