Bunga Rampai Pandangan Hidup | Motivasi | Tips | Refleksi Harian
7 Faktor Pendukung Pendidikan Anak
Kita masih membicarakan faktor-faktor yang dapat membantu dan mendukung kita dalam mendidik anak. Hal yang memang layak untuk kita cermati dan kita ketahui, kemudian kita terapkan, diiringi dengan doa yang tak putus-putus.
Setelah 5 faktor Pendukung Pendidikan Anak dan 6 Faktor Pendukung Pendidikan Anak, kini kita simak 7 Faktor Pendukung Pendidikan Anak yang berikutnya:
1. Bersemangat memberikan teladan dalam rangka mendidik anak-anak.
Ini adalah sebuah hal yang amat penting. Orang tua harus bisa menjadi teladan bagi anak-anak dalam hal kejujuran, keistiqamahan, dan yang lainnya. Di samping itu, orang tua juga harus selalu mewujudkan apa yang mereka katakan.
Termasuk yang dipandang baik terkait hal ini, orang tua menegakkan shalat di depan anak-anak, sehingga mereka bisa belajar pengalaman shalat dari orang tuanya. Ini adalah salah satu hikmah disyariatkannya melakukan shalat sunnah di rumah.
Termasuk dalam hal ini pula adalah menahan marah, menyambut tamu dengan baik, berbakti kepada orang tua, silaturahim, dan sebagainya.
2. Memperingatkan dari sikap tanaqudh (kontradiktif).
Tidak sepantasnya orang tua menyuruh anak berbuat sesuatu, sementara dia sendiri melakukan hal yang menyelisihinya. Sikap seperti ini menyebabkan nasihat kehilangan pengaruhnya.
3. Memenuhi janji.
Kebanyakan orang tua memberikan banyak janji jika ingin terlepas dari desakan anak, seperti janji membelikan kue, pergi ke taman bermain, membelikan sepeda, dan yang lainnya. Akan tetapi, janji itu tidak pernah terpenuhi selamanya. Hal yang semacam ini akan membuat si anak mengadopsi akhlak tercela ini.
Seyogianya dan bahkan seharusnya, orang tua memenuhi janji yang dibuatnya. Jika belum bisa memenuhinya, hendaknya dia meminta maaf kepada si anak serta menjelaskan alasannya.
4. Menjauhkan hal-hal mungkar dan sarana kerusakan dari anak.
Di antara kewajiban orang tua adalah melindungi anak dan membersihkan rumahnya dari berbagai kemungkaran, sehingga keselamatan fitrah, akidah, dan akhlak anak akan senantiasa terjaga.
5. Menyediakan berbagai sarana pengganti yang cocok bagi anak.
Seiring dengan kewajiban menjauhkan dari kemungkaran, seyogianya orang tua menyediakan berbagai sarana pengganti yang mubah, baik berupa permainan maupun sarana lain yang mengandung hiburan sekaligus faedah. Dengan demikian, anak akan mengisi waktu luangnya dengan berbagai aktivitas.
6. Menjauhkan anak dari berbagai penyebab penyimpangan seksual.
Ini dilakukan dengan menjauhkan mereka dari berbagai sarana kerusakan, melarang mereka membaca kisah-kisah percintaan atau majalah asusila yang akan merangsang naluri seksual mereka. Juga melarang mereka mendengarkan nyanyian atau melihat buku-buku seks yang membahas permasalahan reproduksi secara vulgar, hingga menyalakan segala hasrat yang semula dingin dan tersembunyi dalam diri mereka.
7. Menjauhkan mereka dari perhiasan yang mewah dan wewangian yang berlebihan.
Sudah semestinya orang tua melarang anak-anak berlebihan dalam berhias, berdandan, dan memakai wewangian. Anak-anak hendaknya juga dilarang menampakkan aurat dan tasyabbuh (menyerupai) musuh-musuh Allah dari kalangan orang kafir.
Semua ini akan mengakibatkan hilangnya muru’ah (sikap wibawa) dan merusak tabiat mereka. Selain itu, hal ini akan menimbulkan godaan dan fitnah bagi orang lain, yang akibatnya bisa menimpakan perbuatan keji dan hina pada si anak, terutama jika si anak masih kecil atau berwajah rupawan.
Semoga Bermanfaat
Terimakasih
Random Posts
| Print article | This entry was posted by Udin Hamd on 16/12/2010 at 22:41, and is filed under Tips mendidik anak. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |






about 1 year ago
Tujuh tips yang harus dan wajib diterapkan. semoga para orang tua membaca artikel ini, jangan sampai membiarkan anak terjerumus dalam lingkungan pergaulan yang tidak baik dan bisa merusak akhlaq..

[Reply]
about 1 year ago
tips yg oke…..
[Reply]
about 1 year ago
saya ijin bookmark mas, kebetulan wajib nih bagi saya untuk menerapkannya, maklum udah nongol 1
[Reply]
about 1 year ago
Untuk poin yang ketujuh saya sangat setuju. Kadang sebagian orang tua yang saking sayangnya terhadap anak maka terlalu memanjakan anak sehingga akhirnya sang anak terjerumus kedalam pergaulan bebas
[Reply]
about 1 year ago
Membaca ini, serasa ingin punya anak cepet… Hehe…
Salam BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…
[Reply]
about 1 year ago
Aku belum punya anak nanti kalu sudah aku terapkan.
[Reply]
about 1 year ago
wahh, patut jadi panduan buat para orang tua nih. salam kenal mas dari blogger newbie..
[Reply]
about 1 year ago
Cak, tutup taun, puasa seminggu+
[Reply]
about 1 year ago
bagaimanapun lingkungan sudah sangat berat pengaruhnya buat anak. anak jadi lebih cepat dewasa dalam hal tertentu. ketika hendak menikah dan punya anak, sebaiknya sudah siap untuk membuat anak bisa mandiri sedini mungkin. termasuk bisa mandiri finansial dll. juga harus siap menikahkan sedini mungkin. drpd pacaran mending dewasakan pikiran sekalian, dan menikah cepat. sayang skrng msh bnyk yg kecil2 pacaran tapi pikirannya masih anak2.
link blog ini sudah dimasukkan ke blog-dofollow.blogspot .com/2011/01/bagian-kesembilan-roda-tukar-link .html
jika berkenan mohon dipasang di halaman khusus, link bajumuslimmurah .tk/ dengan nama Baju Muslim Murah. makasih.
tuker link berputar bajumuslimmurah .tk/ dan blog-dofollow.blogspot .com/ moga manfaat.
[Reply]