Bunga Rampai Pandangan Hidup | Motivasi | Tips | Refleksi Harian
5 Kesalahan Dalam Mendidik Anak
Wahai orang yang beriman, jagalah diri dan keluargamu dari api neraka. (QS. At Thamrin: 6).
Jangan salahkan anak, apabila tidak shalih. Anak adalah investasi orang tua dunia akhirat. Kenali kesalahan-kesalahan orang tua dalam mendidik anak yang berakibat fatal terhadap perkembangan anak.
Dan berikut ini adalah 5 kesalahan dalam mendidik anak tersebut:
1. Menumbuhkan Rasa Takut dan Minder.
Agar anak berhenti menangis atau tidak rewel, kita sering menakut-nakuti mereka agar berhenti menangis. Kita takuti mereka dengan gambaran hantu, jin, atau suara-suara yang menakutkan dan lain-lain. Dampaknya anak akan tumbuh menjadi anak yang penakut, tidak percaya diri dan tidak mandiri.
Akhirnya kemana-mana minta ditemenin, kemana-mana maunya bersama orang tua. Ke kamar mandi, ke sekolah, mau tidur dan lain-lain minta ditemenin orang tua, aktifitas yang semestinya bisa mereka kerjakan sendiri.
2. Membiasakan Anak Bergaya Hidup Mewah.
Kebiasaan ini membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang hedonis dan asosial. Lihatlah disekeliling kita sekarang, banyak anak-anak yang kemana-mana dengan BlackBery-nya. Anak dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang akhirnya mereka tumbuh menjadi pribadi yang tidak punya daya juang, mereka hanya berharap terhadap fasilitas yang diberikan orang tuanya. Mereka tidak diajari bagaimana mencapai sesuatu yang diinginkannya dengan sebuah perjuangan.
3. Selalu Berkata “YA” Untuk Permintaan Anak.
Dengan alasan untuk mengatasi kerewelan anak, merasa kasihan atau karena merasa selalu sanggup memenuhi permintaannya. Sikap ini salah satu kesalahan fatal orang tua dalam pola pengasuhan anak. Anak yang selalu ditenangkan dengan pemenuhan kemauannya akhirnya akan menjadikan tangisan dan amukan sebagai senjata ampuh untuk menaklukkan orang tua. Dan kalau orang tua terus memenuhinya, bersiap-siaplah anak anda menjadi anak yang lemah, cengeng dan tidak punya jati diri.
4. Lebih Memerhatikan Kebutuhan Jasmaninya.
Banyak orang tua mengira, mereka telah memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya dengan memenuhi hajat hidup dunianya. Mereka lupa bahwa anak-anak juga perlu nutrisi untuk bathinnya. Mereka baru sadar ketika si anak punya orang tua tandingan, yakni ; televisi, babysitter, anak-anak jalanan, dan lain-lain. Mereka baru sadar ketika si anak lebih nurut dan patuh kepada babysitternya daripada kepada orangtuanya sendiri. Disela-sela kesibukan, luangkanlah waktu untuk mereka. Inputkan data-data positif buat mereka.
5. Sekolah.
Berdalih fasilitas dan kualitas pengajaran yang bagus. Meskipun mahal, banyak orang tua muslim yang menyerahkan anak-anaknya kepada sekolah-sekolah asing bahkan sekolah-sekolah misionaris. Tidak dapat dipungkiri mereka akan tumbuh dan berkembang atas dasar kesesatan.
Apa yang diharapkan lagi kalau sudah demikian…???
Pilihan ada ditangan kita para orang tua, abi dan ummi, mari berikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Karena suatu saat kelak, kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah atas apa yang telah diamanatkan Allah kepada kita sebagai orang tua.
Wallahu a’lam bissawab
Share on FacebookRandom Posts
| Print article | This entry was posted by Udin Hamd on 17/05/2011 at 09:07, and is filed under Inspirasi, Tips mendidik anak. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |






about 12 months ago
Saya pernah baca di sebuah rubrik keluarga di koran, dalam menolak permintaan anak atau melarang sesuatu jangan gunakan kata “jangan”. Katanya itu bisa mempengaruhi psikologis anak. Gunakan kata lain.
[Reply]
Udin Hamd Reply:
May 22nd, 2011 at 12:26
@Asop, Betul mas. Lebih baik diberikan penjelasan atau alasan kenapa hal yg diminta belum atau tidak boleh dilakukan dgn kata2 yg bisa mudah dipahami oleh anak2 tanpa membuat dia rewel…
[Reply]
about 10 months ago
sosialisasi seperti ini mungkin butuh lebih banyak lagi, karena banyak juga orang tua anak yang tidak tahu ataupun tidak mau tahu cara mendidik anak yang benar.
[Reply]
about 10 months ago
pada point no 1 la yang saya sering temui,.,, itu terjadi sering dimasyarakat kita
[Reply]
about 10 months ago
kalau boleh nambahain dikit tentang menumbuhkan rasa takut dan minder : mungkin jangan pilih kasih antara anak satu and lain apalagi dikarenakan kekurangan fisiknya, yang anak butuhkan itu dukungan bukan makian dll.. terimasih..
[Reply]
about 8 months ago
wah banyak teman-teman saya yang sudah vakum ngeblog nih …
[Reply]
Udin Hamd Reply:
May 17th, 2012 at 10:18
@Budhi K. Wardhana | UntungNyata!com,
Iya mas, ini juga lagi iseng2 buka
[Reply]